Paskah bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momen penuh makna yang mengingatkan kita pada pengorbanan, harapan, dan kemenangan atas penderitaan. Di tengah kehidupan yang sering dipenuhi tantangan, Paskah hadir sebagai pengingat bahwa selalu ada harapan baru setelah masa sulit berlalu. Pada hari Jumat 10 April Warga SMK Strada II mengelar acara Paskah, acara ini dibuat dengan tujuan mempererat rasa persaudaran dan sebagai hiburan untuk para murid.

Acara dimulai dengan Ibadat pagi, Ibadat dilakukan seperti biasa namun ditambah dengan mendoakan kelas 12 untuk persiapan ujian. Setelah ibadat para siswa siswi pun melakukan pembelajaran untuk mata pelajaran jam kedua sampai ketiga lalu diberikan istirahat dan dilanjutkan jam pelajaran keempat.

Pelajarn jam keempat pun berakhir, para siswa dan siswi dihimbau untuk berkumpul diaula dan acaranya pun segera dimulai. Acara dimulai dengan pembukaan dari Ibu Wulan selaku Kepala sekolah SMK Strada II. Dilanjut dengan lomba pertama yaitu mencari telur, dilomba ini para siswa diminta untuk mencari Sticky Notes yang bisa ditukar dengan telur. Bagi beberapa siswa siswi yang beruntung, mereka akan menemui Sticky Notes yang bertuliskan Gold itu akan mendapatkan hadiah khusus. Siswa dan siswi sangat bersemangat untuk mencari telur dan beberapa siswa dan siswi menemukan beberapa Sticky Notes dengan cepat. Tak terasa 15 menit pun berakhir para siswa siswi pun kembali keselasar untuk menukarkan telur dan bagi yang beragama Muslim diperbolehkan untuk melakukan Shalat Jumat.

Disaat yang beragama muslim sudah kembali di lanjutkan dengan lomba kedua yaitu lomba kuis. Lomba kuis kali ini agak berbeda denganlomba kuis sebelumnya. Yang biasanya pertanyaanya dibaca kan secara lisan berbeda dengan kali ini panitia mengunakan Kahoot. Setiap tim dimnta untuk mengunakan 1 Device untuk menjawab pertanyaan dari Kahoot. Seluruh tim menjawab pertanyaan demi pertanyaan dengan kompak. Sudah sampai dipertanyaan terakhir dan lomba kuis pun selesai.

Lomba berikutnya yang sekaligus menjadi lomba terakhir pada hari ini yaitu lomba Estafet telur. Dilomba ini seluruh tim diminta untuk mengoper telur dengan gelas yang diikat dikepala, dan sesudah mengoper harus membacakan ayat yang sudah di bacakan oleh pemain sebelumnya. Kekompakan tim dan hafalan para tim sangat diuji karena jika salah akan diulang dari awal. Tidak sedikit tim yang salah dan mengulangnya dari awal. Tim demi tim pun di adu hingga menemukan juaranya. Dikarena lomba estafet telur adalah lomba terakhir mka acara Paskah pun selesai. Acara pun ditutup oleh penutupan dari Bu Santi  selaku wakil kepala sekolah, dilanjukan dengan Doa penutup dan operasi semut.

“Semoga sukacita Paskah ini mempererat persaudaraan kita sebagai komunitas sekolah Katolik. Dengan meneladani pengorbanan Kristus, marilah kita saling melayani dan mendukung satu sama lain, sehingga lingkungan sekolah kita benar-benar menjadi saksi hidup atas kemenangan kasih Allah di dunia.”